Arsenal v RSC Anderlecht - UEFA Champions League Group Stage Matchday Four Group D

             Sumber Gambar : theguardian.com

Kelelahan adalah physical fatique dan mental fatique yang merupakan suatu mekanisme perlindungan tubuh agar tubuh terhindar dari kerusakan lebih lanjut sehingga terjadi pemuliham setelah istirahat, Kata kelelahan berakibat kepada pengurangan kapasitas kerja dan ketahanan tubuh (Suma’mur, 1996).

Kelelahan biasanya berhubungan dengan cepat habisnya kapasitas anaerobik, atau kecilnya kapasitas anaerobik yang dimiliki.  Sedangkan dalam fisiologis otot kelelahan disebabkan oleh habisnya cadangan glikogen dalam otot,  transmisi signal dalam neuromuscular jungction berkurang, gangguan aliran darah akan mempercepat terjadinya kelelahan karena gangguan suplai nutrisi pada otot (Iryanti, 2010).

Dalam mensintesis molekul ATP membutuhkan proses metabolisme, Adenosin Three Phosphat adalah suatu ikatan yang memiliki energi tinggi yang merupakan bentuk penyimpanan energi dalam sel, sel akan selalu membentuk ATP untuk mencukupi energi yang dibutuhkan. Contoh penggunaanya adalah kontraksi dari otot. Penggunaan ATP untuk bekerja secara biologis dimana pemisahan ATP ini dilakukan dengan bantuan oksigen atau tanpa oksigen. Pada saat berlari dan berenang adalah contoh bahwa pemisahan ATP bisa dilakukan tanpa membutuhkan oksigen. Dalam metabolisme energi untuk suplai otot energi biasanya berasal dari proses anaerobik. Zat ini merupakan suatu senyawa yang selama aktivitas otot diubah menjadi adenosine difosfat atau ADP. Secara singkat dapat diartikan bahwa ATP diuraikan menjadi ADP + Energi (Clark, 2001).

Pada saat berlari, otot yang bekerja akan meningkatkan kecepatan metabolismenya untuk berusaha memenuhi kebutuhan akan energi. Metabolisme yang dapat menghasilkan energi paling cepat adalah metabolisme yang tidak menggunakan oksigen, tetapi metabolisme jenis ini akan menghasilkan sisa metabolisme berupa asam laktat. Penumpukan asam laktat di dalam otot ini adalah salah satu hal yang menyebabkan timbulnya rasa lelah pada otot (Giriwijoyo, 2010).

Otot yang cepat lelah dikatakan mempunyai ketahanan yang rendah. Kelelahan otot merupakan akibat dari ketidakmampuan kontraksi dan metabolisme serat-serat otot untuk terus memberi hasil kerja yang sama. Ketidakmampuan tersebut disebabkan oleh gangguan pada :

Sistem saraf

Saraf tidak dapat mengirimkan impuls ke otot sehingga otot tidak berkotraksi.

Neuromuscular junction

Kelelahan semacam ini biasa terjadi pada fast twitch fibers. Chemical transmitter yang berkurang mengakibatkan impuls tidak dapat diteruskan.

Mekanisme kontraksi

Kontraksi otot yang kuat dan lama dapat menyebabkan kelelahan otot. Kelelahan otot  pada atlet berbanding lurus dengan penurunan kreatin fosfat, glikogen, dan ATP otot. Sedikitnya jumlah zat-zat tersebut mengakibatkan mekanisme kontraksi tidak dapat menghasilkan energi.

Sistem saraf pusat

Gangguan lokal sistem sensorik mempengaruhi pengiriman impuls ke susunan saraf pusat. Hal ini dapat menyebabkan hambatan ke sistem motorik sehingga kerja otot menurun.