Gempa lagi, ya gempa lagi, entah kenapa, BUMI  sedang menari mungkin,. Ya sedang menunjukkan keberadaanya, KEKUATANYA yang hanya sedikit saja, menyapa pada mereka yang sudah terlalu sering memangkas rambut sang BUMI, tanpa perduli, betapa REAKTIF SUDORIFERA sang BUMI, akh, mereka yang berguling guling, menjadi TUMBAL para TUKANG CUKUR , seperti KUTU RAMBUT yang kelimpungan saat MESIN CUKUR membabat SEJUMPUT rambut kediamannya, KASIHAN,

                Ratusan nyawa manusia menjadi PERHITUNGAN baru, Antara ALAM dan KONSEKUENSInya, menciptakan benih benih yang harusnya menjadikan mereka ADAKTIF, merespon dengan lebih BIJAKSANA, menjadikan KARYA, dari RASA dan KARSA yang sudah di bekali oleh TUHAN.  Bukan hanya sembunyi dan lari, menjauh dari tempat maut, menjadikan kesemuanya sebagai KESURAMAN yang hanya di jadikan UPACARA TAHLIL dan TAHSIN,. Menjadikan INGATAN tanpa PERUBAHAN,. Menambah BEBAN MEMORY umpan balik pada SEMESTA,.  “ ALAM TIDAK AKAN PERDULI, !! ”

Untuk BUMI INDONESIA ku yang sedang MENARI, MENYAPA MEREKA YANG TAK MENGHIRAUKAN HADIRNYA