di sebuah pagi yang belum sepenuhnya berkabut…
di sebuah biduk dengan lonceng lonceng dari kaleng susu…..
dengan cahaya merah temaram yang tak sepenuhnya pula…..

aku duduk berbalut gelisah….
berharap pada sebuah panen di pematang ujung ladangku…..
mendapati semua yang ku cangkul dan yang kutabur……
bibit, tunas dan semi…….

sayang angin musim penghujan kali ini….
tak begitu mesra lagi kan menyapa…..
hingga tak kurasai lagi pengharapan sebagaimana mestinya….
owh……
angin, langit dan tanahku……
sesusah payah lewat sudah….
aku tertunduk pada pagi…..
jauh dalam semakin tepekur……..mencoba sembunyi,,,
melihat kedalam diri lagi…..

pagi ini aku terduduk……
di sela sela belukar yang menjumput sebagian mataku pada surya….
mengintip di lepas jari jari…..
belajar berani ku dengarkan desau angin yang masih sama….Menderu..!!!
tak seperti dulu……

ingin ku bangkit….
mengusir burung burung yang sedari tadi rupanya menyetubuhi ladangku…..
menangkap nya dengan sarung usang milik kakekkuyang mati tertembak di hutan…..
menangkapnya untuk lauk nenekku yang kelaparan diranjang…..
tanpa tikar atau apa…..

pada sebuah pagi aku bercerita….
tentang aku dan dunia ku……